Pemandangan itu memang sungguh menakjubkan, sebuah pura terletak di
atas tebing karang yang menjorok ke arah lautan lepas, seakan siap
membelah gulungan ombak yang tak kenal lelah menghantamnya. Sungguh
suatu hal yang aneh,. mengapa hanya tonjolan bukit karang dengan
pura yang terletak diatasnya tidak habis tergerus oleh ombak ?
Sementara sisi karang yang lain sudah lelah tergerus ombak lautan
lepas. Mungkinkah ada kekuatan mistis yang menjaganya sehingga
tetap tegar menancap di garis pantai tanpa terlihat ada tanda-tanda
erosi pantai yang berarti ?
Itulah Pura Uluwatu, terletak di "ujung sepatu" pulau bali yang
tetap tegar menghadang ombak pantai laut bali yang cukup ganas.
Menikmati pemandangannya disore hari akan memberi nuansa tersendiri
mengingat tidak ada penghalang untuk menikmati matahari terbenam
dilautan lepas. Ditambah dengan pekikan dan celoteh kera-kera liar
yang tanpa malu-malu mendatangi wisatawan memberi warna tersendiri
bagi objek wisata ini. Kera-kera liar yang dianggap penunggu pura
tersebut perlu diwaspadai oleh pengunjung. Jangan lah membawa
aksesories yang menyolok atau barang-barang berharga yang mudah
diambil, karena kera-kera tersebut akan bergerak dengan sangat
cepat untuk meraih apa yang menjadi perhatiannya. Bukan hal yang
aneh lagi bila diantara pengunjung ada yang kehilangan (terampas)
barang bawaan mereka oleh kera-kera tersbut saat menikmati
pemandangan uluwatu. Kacamata juga bisa menjadi sasaran keusilan
mereka, jadi bila anda berniat membawa peralatan semacam kamera
atau handycam, jangan oernah lengah mengawasi barang-barang
tersebut.
 |
|  |
|  |
|
|
|
|
| [navigasi.net] Budaya - Uluwatu |
|
 |
|  |
Terlepas dari kera-kera liar yang nakal itu, uluwatu memang
objek wisata yang unik dan menarik. Kombinasi antara posisi pura
yang terletak di tebing karang tinggi dan menjorok ke arah lutan
lepas, gelombang ombak yang tinggi, kera yang usil, sunset yang
menarik dan upacara adat istiadat rakyat setempat di dalam pura
memberikan nilai lebih objek ini dibandingkan objek sejenisnya.
Fasilitas umum semacam kios makanan, minuman, cendera mata-pun dan
areal parkir yang cukup luas tersedia disekitar lokasi. Meskipun
fasilitas tersebut cukup banyak tersedia, namun didalam area lokasi
wisata uluwatu sangat tenang, tidak ada penjaja makanan atau
minuman yang memakas pengunjung untuk membeli dagangan mereka.
Mungkin hal ini disebabkan karena pura adalah lokasi yang sangat
dikeramatkan/disucikan oleh masyarakat bali. Begitu disucikannya
sehingga pengunjung yang ingin menikmati areal didalam pura
tersebut harus rela mengeluarkan uang untuk menyewa sehelai
selendang kuning guna di-ikatkan dipinggang dan diharuskan pula
berpakain rapi/sopan.
Bila anda berencana datang kelokasi ini, disarankan agar datang
menjelang sore hari. Langit yang cerah dan sinar matahari sore yang
hangat ditambah deburan ombak yang tak kenal lelah menghantam
tebing karang pura uluwatu berdiri dengan kokoh, akn cukup siap
memaksa untuk menghabiskan film yang tersedia di kamera / handycam
anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar